Sosok Daeang Azis muncul untuk melawan rencana penertiban Kalijodo oleh Pemda DKI Jakarta.
- Tim WowKeren
- Selasa, 16 Februari 2016 - 15:09 WIB
WowKeren - Kisruh rencana penertiban Kalijodo yang diduga sebagai tempat lokaliasi dan perjudian masih menggundang kontroversi. Namun diantara kekisruhan yang terjadi muncul nama Abdul Azis alias Daeng Azis. Daeng Azis disebut-sebut adalah tokoh masyarakat yang disebut-sebut memimpin Kalijodo.
Warga setempat mengaku segan dengan Daeng Azis. Sosok pria 52 tahun ini dianggap memiliki peran besar dalam menjaga keamanan di Kalijodo. Ia dan sejumlah anak buahnya kerap memantau tempat hiburan untuk mencegah kerusuhan.
Belakangan Daeng Azis sempat mengakui dirinya adalah sosok Bedul yang dituliskan oleh Kombes Krishna Murti dalam bukunya "Geger Kalijodo". Krishna menceritakan jika Bedul sempat menodongkan pistol padanya saat penertiban Kalijodo pada 2002. Akibat kejadian itu Bedul sempat ditangkap dan menjalani hukuman selama beberapa bulan.
Baru-baru ini, Daeng Azis muncul dan gigih membela warga di wilayah Kalijodo. Ia bahkan sempat mendatangi Komnas HAM untuk mengadukan penertiban Kalijodo tersebut. Tidak seperti yang dibayangkan, Daeng Azis justru tampil cukup modis.
Ia datang dengan mengenakan batik berwarna merah hati, celana bahan, serta sepatu pantofel dan gelang model rantai emas. Daeng Azis datang dengan mengendarai Mercedes-Benz C 280 keluaran 2009 bernomor polisi B 471 SSH. Sejumlah anak buah yang ikut mengawal juga tampil dengan gaya perlente.
"Saya datang ke sini untuk mengadukan nasib kami, sebagai warga DKI dan warga negara. Di mana keadilan bagi kami, di mana tanggung jawab negara membela rakyatnya?" ujar Daeng Azis. "Kami bukan penjahat, kenapa bawa senjata laras panjang, seharusnya rencana relokasi harus disosialisasikan dengan baik kepada warga Kalijodo, bukan lewat tekanan."
Sementara itu, Daeng Azis kabarnya juga sempat mencari Abraham Lunggana (Lulung) untuk mengadukan masalah ini. Namun, ia tidak berhasil menemui Wakil Ketua DPRD DKI itu.
(wk/)