Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu sangat menyayangkan adanya anggota TNI dan Polri yang terlibat kasus narkoba.
- Tim WowKeren
- Rabu, 24 Februari 2016 - 09:14 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu, tim dari Intel Kostrad dan PM Kostrad melakukan penggerebekan di Perumahan Kostrad, Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Dalam operasi itu, mereka menangkap beberapa anggota TNI dan Polri yang diduga terlibat.
Dari pemeriksaan urin diketahui ada oknum tentara dan Polri yang positif menggunakan narkotika. "Salah satu dari mereka (oknum tentara yang positif narkoba) menyebut, ada anggota Polri yang menjadi pembeli dan pengguna," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Agus Rianto.
Menanggapi penggerebekan tersebut, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu angkat bicara. Ia mengaku sangat menyesalkan adanya anggota TNI dan Polri yang positif menggunakan barang haram tersebut.
"Menyedihkan, kalau sudah TNI-Polri kena (narkoba) itu berbahaya," ujar Ryamizard. Menhan menyebutkan jika dahulu jarang terdengar adanya anggota yang terlibat narkoba.
Namun, saat ini narkoba telah beredar di semua lapisan masyarakat. "Dulu hampir tidak terdengar, tapi berkembang dan terjadi sekarang," ujar Ryamizard.
Meski begitu, Ryamizard memuji langkah TNI yang melakukan penertiban di internal. Ia berharap pengawasan pada anggota TNI dan Polri diperketat untuk mencegah hal serupa terulang.
(wk/)