Umat Kristiani Surabaya diresahkan oleh ajaran sesat yang memerintahkan pengikutntya untuk bercerai dari pasangan.
- Tim WowKeren
- Kamis, 25 Februari 2016 - 12:41 WIB
WowKeren - Sebuah ajaran sesat yang beredar di Surabaya membuat resah umat Kristiani. Aliran tersebut adalah Persekutuan Doa (PD) Oikumene Kasih pimpinan Deborah Helmi. Persekutuan doa itu dianggap sesat karena memerintahkan jemaatnya untuk menceraikan pasangan mereka atas nama Tuhan.
Namun, salah satu suami yang menceraikan istrinya karena mengikuti ajaran ini justru menikah dengan Deborah, pemimpin aliran ini. Sang suami tersebut diketahui usianya terpaut jauh dengan Deborah.
Tidak hanya itu, ajaran ini juga memerintahkan anak untuk tidak mematuhi orang tua. Mereka berpendapat jika kepatuhan hanya boleh diperuntukkan ke pendeta Oikumene karena disebut-sebut perwakilan Tuhan.
Tak ayal, ajaran tersebut langsung menuai reaksi keras dari masyarakat. Bahkan Pendeta Yasin Yohanes telah melaporkan persekutuan doa tersebut ke Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Surabaya.
"Jemaat saya banyak yang pindah ke ajaran ini. Namun karena ajarannya menyimpang, maka menjadi polemik di kalangan umat Kristiani di Surabaya," ujar Pendeta Yasin. "Perceraian dilarang di dalam Injil. Lha ini perceraian justru diperintahkan atas nama Tuhan, ini kan sudah menyimpang,"
Sementara itu, Ketua Bamag Surabaya Pendeta Sudi Dharma membenarkan jika ajaran aliran ini banyak yang menyimpang. Mereka mengaku akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan Bakesbanglinmas Surabaya untuk mengatasi masalah ini.
(wk/)