Pihak Garuda Indonesia mengatakan bahwa penerbangan yang tepat waktu adalah hal yang penting.
- Tim WowKeren
- Kamis, 25 Februari 2016 - 16:56 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, Menteri Pembangunan Desa Tertinggal, Marwan Jafar mengeluarkan kritikan mengenai kinerja Garuda Indonesia. Menanggapi hal itu, Vice Precident Corporate Communication Garuda Indonesia, Benny S. Butarbutar menyayangkan keluhan tersebut.
"Saya menyayangkan Pak Menteri mengeluhkan soal Garuda Indonesia ini di depan forum waktu ada acara di UGM," kata Benny dilansir Kompas, Kamis (25/2). "Bahkan, Pak Menteri juga bilang, Garuda merugi terus. Padahal, rombongan VIP memang ketinggalan pada penerbangan tersebut, bukan karena pelayanan maskapai."
Menteri Marwan mengeluhkan pelayanan Garuda Indonesia karena kecewa saat ia ditinggal pesawat karena terlambat datang. Menteri Marwan juga mengalami delay ketika ia dijadwalkan penerbangan ulang oleh pihak Garuda.
Menurut Benny, siapapun yang terlambat datang akan ditinggal, meski seorang Menteri sekalipun. "Mohon maaf ya, siapa pun yang telat, mau Menteri sekalipun, tetap kami tinggal," tuturnya.
Benny juga menjelaskan, penerbangan yang tepat waktu akan memperlancar penerbangan selanjutnnya. "On time performance menjadi penting mengingat itu bersifat mandatory regulation," kata Benny.
Sementara itu, Menteri Marwan menilai jika kinerja Garuda Indonesia jelek dan terus merugi. Sebab itu, ia bahkan menyarankan agar direktur Garuda Indonesia diganti.
(wk/)