Sanjay Dutt menggunakan waktunya selama di penjara dengan menulis ratusan puisi.
- Tim WowKeren
- Senin, 07 Maret 2016 - 15:03 WIB
WowKeren - Sanjay Dutt baru saja dibebaskan dari penjara pada 25 Februari lalu. Namun, tak ada yang menyangka jika aktor 56 tahun ini akan merilis buku dalam waktu dekat.
Ternyata selama mendekam di penjara, Sanjay bersama dua narapidana lainnya meluangkan waktu dengan menulis 500 bait puisi. Sekarang, setelah bebas ia akan merilis kumpulan puisi tersebut ke dalam sebuah buku berjudul "Salaakhen".
"Aku menulis sesuatu dan aku akan merilis buku berjudul 'Salaakhen'. Kami akan menunjukkannya ke beberapa penerbit," tutur Sanjay. "Aku, Zeishan Qureshi dan Sameer Hingle menulis 500 puisi bersama-sama saat di stasiun radio. Semuanya ditulis dalam bahasa Hindi."
Sanjay menyebutkan kalau ia menulis sekitar 100 bait dari total 500 bait yang mereka buat bersama. Salah satunya dibuat berdasarkan pengalaman nyata ketika istrinya, Manyata mengunjunginya di penjara.
"Dari 500 bait aku menulis sekitar 100 atau lebih. Kadang aku merasa terkejut menyadari aku telah benar-benar menulis," ungkap Sanjay. "Aku ingat ketika istriku menjenguk, dia dalam keadaan demam dan masih datang untuk menemuiku. Aku memaksanya untuk menjengukku. Aku merasa bersalah ketika melihatnya saat itu."
Sementara itu, Sanjay terlibat dalam kasus bom Mumbai 1993 ketika dirinya membantu menyimpan senjata dari Abu Salem dan Riyaz Siddiqui yang merupakan salah satu otak bom Mumbai di rumahnya. Bintang film "PK ini lantas ditangkap pada April 1993 dan keluar masuk tahanan sampai akhirnya bebas pada 25 Februari kemarin.
(wk/)