Mobil tersebut dipukul dan dirusak para pendemo yang menuntut dihapusnya taksi berbasis online.
- Tim WowKeren
- Senin, 14 Maret 2016 - 17:50 WIB
WowKeren - Demo para sopir taksi dan angkutan umum di Jalan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (14/3/2016) sempat ricuh. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, para pendemo memprotes keberadaan taksi berbasis online. Menurut mereka, taksi berbasis online dinilai merugikan dan melanggar sejumlah peraturan.
Kericuhan dalam demo tersebut terjadi saat dua mobil yang diduga Uber melintas. Para pendemo langsung memukul dan merusak mobil tersebut. Sebuah mobil Avanza berwarna hitam bahkan sampai mengalami kerusakan parah di bagian kaca depannya.
"Jadi mobil itu diduga taksi Uber," ujar seorang saksi mata bernama Ridwan. "Langsung dipukul, ditendang dan dirusak oleh para pendemo."
Mobil lainnya yang berwarna silver juga mengalami kerusakan akibat aksi para pendemo ini. Untungnya, petugas langsung datang dan berusaha mengamankan situasi.
Mobil yang dirusak para pendemo itu pun langsung pergi dan melanjutkan perjalanan. "Mobilnya tadi langsung jalan ke arah Patung Kuda," tambah Ridwan.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dikabarkan telah mengirim surat kepada Menteri Komunikasi dan Informatika terkait hal ini. Ignasius meminta Menkominfo untuk memblokir aplikasi Uber dan Grab Car karena dinilai telah melanggar sejumlah peraturan.
(wk/)