Komisioner KPAI takut mainan berbentuk terpidana pedofil itu bisa berdampak buruk untuk anak-anak.
- Tim WowKeren
- Rabu, 16 Maret 2016 - 15:24 WIB
WowKeren - Baru-baru ini masyarakat tengah dihebohkan dengan kehadiran mainan anak-anak sejenis action figure yang berupa terpidana kasus pedofilia di Indonesia. Beberapa mainan itu diantaranya ada Robot Gedek dan Ryan Jombang.
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Erlinda mengaku kaget dengan keberadaan mainan-mainan tersebut. KPAI akhirnya ikut turun tangan untuk menangani mainan itu karena dirasa bisa berdampak buruk untuk anak-anak.
"KPAI akan menelusuri siapa penjualnya, kita adakan komunikasi," ujar Erlinda pada VOA, Selasa (15/3). "Ini akan berdampak buruk pada anak-anak. Jika mau dijual, lebih baik figur pahlawan atau seorang figur yang positif, bukan negatif. Ini belum pernah."
"Sangat shock, terkejut," sambung Erlinda. "Kita tidak berharap ini terjadi di mana anak Indonesia terinspirasi dengan Robot Gedek, Ryan Jombang. Kita belum bisa memastikan motif dan tujuan mereka. Sekarang (kalau) disimpulkan terlalu prematur."
Sedikit informasi, Robot Gedek atau Siswanto merupakan terpidana mati kasus sodomi terhadap 12 anak jalanan dari usia 9-15 tahun antara 1994 hingga 1996. Setelah melakukan sodomi, Siswanto membunuh korban. Siswanto mati akibat sesak nafas di LP Batu sebelum dieksekusi.
Sedangkan, Ryan Jombang atau Very Idham Henyansyah terkenal karena kasus pembunuhan terhadap 11 pacar lelakinya pada tahun 2006-2007. Tak hanya membunuh, Ryan juga memutilasi mayat korban. Ia kini mendekam di penjara dan menunggu hukuman mati.
(wk/)