Menurut survei IPSOS, 79 persen masyarakat Indonesia kelas ekonomi menengah ke atas ternyata menggunakan Twitter.
- Tim WowKeren
- Jumat, 18 Maret 2016 - 20:23 WIB
WowKeren - Siapa sangka kalau pemakai media sosial Twitter ternyata berasal dari kelas ekonomi menengah ke atas. Hal ini dibuktikan dengan hasil riset yang dilakukan IPSOS.
Menurut IPSOS, sebanyak 79 persen masyarakat Indonesia dengan kondisi ekonomi menengah ke atas ternyata menggunakan Twitter dalam kehidupan sehari-harinya. IPSOS melakukan survei ini kepada 1750 responden berdasarkan pendapatan dan usia mereka. Survei tersebut dilakukan di sejumlah negara termasuk Indonesia, India, Singapura dan Arab Saudi.
Country Business Head Twitter Indonesia Roy Simangunsong mengungkapkan hasil survei ini cukup menarik. Mereka juga dapat mengetahui seberapa besar keinginan pengguna Twitter untuk membeli sesuatu, terutama bagi masyarakat kelas menengah ke atas.
"Kami sangat tertarik untuk melihat kepercayaan diri dan keputusan mereka untuk membeli sesuatu dalam kehidupan sehari-hari melalui platform kami," ujar Roy pada Kamis (17/3/2016) seperti dilansir JPNN. "Twitter terus berupaya mencari cara untuk membantu brand dan pemasar meraih kesuksesan, serta menghubungkan dan meningkatkan hubungan mereka dengan kaum kelas menengah atas melalui konten Twitter."
Survei ini juga menyebutkan bahwa sebanyak 57 persen responden dengan kelas ekonomi menengah ke atas ini juga mengandalkan Twitter sebagai sumber informasi utama mereka. Sebagian besar dari mereka ingin memperoleh informasi yang cepat dan tepat sehingga memilih menggunakan Twitter.
(wk/)