Sopir taksi melakukan sweeping hingga masuk tol dan memaksa penumpang untuk turun.
- Tim WowKeren
- Selasa, 22 Maret 2016 - 09:57 WIB
WowKeren - Keberadaan transportasi online menjadi polemik tersendiri bagi angkutan biasa termasuk taksi. Bahkan, beberapa waktu lalu para sopir yang tergabung dalam Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) melakukan mogok massal dan berdemo di Jakarta.
Selasa (22/3), para sopir tersebut kembali melakukan demo untuk memprotes angkutan online seperti Uber dan Grab Car. Bahkan, sejumlah sopir taksi mulai bertindak anarkis dan membuat Tol Dalam Kota dari Cawang ke arah Slipi macet.
Para sopir taksi itu masuk ke jalan tol dan melakukan sweeping pada taksi-taksi lainnya yang masih mengangkut penumpang. Mereka memaksa rekannya tersebut untuk menurunkan penumpang. Bahkan kabarnya ada yang tidak segan-segan memukul kaca hingga retak.
Aksi tersebut tentunya sangat mengecewakan bagi penumpang. Tidak hanya itu, sejumlah kendaraan lain juga terpaksa berhenti dan terganggu perjalanannya. Banyak pengguna jalan yang mengaku sangat menyesalkan hal tersebut.
Sementara itu, demo kali ini diikuti oleh sekitar 10 ribu armada angkutan kota. Mereka menuntut agar transportasi online dan mobil berpelat hitam dibekukan karena tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Angkutan Jalan.
(wk/)