Kemarahan Netizen Terkait Penampilan Carmen di Comeback Hearts2Hearts
Instagram/Carmen/Instagram
Selebriti

Carmen Hearts2Hearts mendapat kritik tajam dari netizen terkait penampilannya yang berbeda di comeback mendatang.

WowKeren - Comeback grup K-Pop Hearts2Hearts yang dijadwalkan pada 22 Juni 2026 mendatang kini menjadi sorotan, terutama terkait perlakuan SM Entertainment terhadap salah satu anggotanya, Carmen. Sebelumnya, grup ini telah merilis foto konsep yang memicu perdebatan di kalangan netizen.

Dalam foto-foto yang dibagikan, banyak netizen merasa bahwa Carmen mengenakan busana yang sangat berbeda dibandingkan anggota lainnya. Sementara anggota lain mengenakan celana pendek atau rok, Carmen terlihat mengenakan rok di atas celana panjang, yang dianggap tidak sesuai dengan tema dan estetika yang diusung grup.

Seorang pengguna Twitter dengan akun joyverse mengungkapkan kekecewaannya, “ini konsepnya gimana sih???? apapun alasan lu styling carmen pakai celana panjang ini gabisa dibenarkan. ini udah kelewatan banget.. nangis banget :((”.

Netizen lainnya juga menambahkan, “Semakin jelas foto-fotonya, semakin buruk styling ini terlihat. Aku berusaha untuk tetap positif, tapi ini tidak mungkin. Seberapa sulitnya untuk adil dan memberi semua anggota konsep styling yang sama? 😭 Ini tema musim panas! Siapa yang pergi ke pantai dengan celana panjang sementara yang lain tidak?”


Walaupun ada beberapa yang berpendapat bahwa mungkin Carmen merasa nyaman dengan penampilannya, penggemar lainnya menunjukkan bahwa gaya tersebut tidak mencerminkan ciri khas Carmen. Pengguna Twitter lainnya, Luv, membandingkan gaya busana stylist SM Entertainment dengan gaya asli Carmen, menunjukkan perbedaan yang mencolok di antara keduanya.

Sebagian netizen berusaha meremehkan masalah ini, namun penggemar menegaskan bahwa SM Entertainment memiliki sejarah perlakuan yang dianggap “xenophobia” terhadap Carmen. Hal ini terlihat tidak hanya dari styling, tetapi juga dari perlakuan berbeda yang diterimanya di masa lalu. Seorang pengguna Twitter dengan akun sagih mengungkapkan, “non-fans dan interfans yang bilang 'ini bukan masalah' atau 'ini tidak terlalu dalam' harus berhenti berbicara di atas penggemar yang sebenarnya. Sikap xenophobia SM bukanlah rahasia lagi. Carmen adalah anggota asing satu-satunya di grupnya, dan perlahan-lahan SM terus memperlakukannya berbeda.”

Pengguna lain menambahkan, “Ya, SM sebenarnya bersikap mikroagresif terhadapnya. Mereka memiliki sejarah xenophobia, seperti mengubah koreografi SNSD untuk menempatkannya di belakang, dll. Ini mungkin terlihat kecil, tetapi jika dikumpulkan, itu menjadi tanda peringatan. Mereka telah melakukan hal yang sama kepada Giselle sebelumnya.”

Masalah ini semakin mendapat perhatian setelah netizen mulai membagikan rangkuman perlakuan berbeda yang diterima Carmen dalam beberapa kesempatan sebelumnya. Seorang pengguna dengan akun zeed menambahkan, “persoalan Carmen, yang kemarin ngomong ‘perkara celana doang’ itu, jika dilihat ulang, banyak banget dan dari dulu …” dan membagikan ringkasan mengenai berbagai insiden yang menunjukkan ketidakadilan yang dialami Carmen.

Dengan semakin dekatnya tanggal comeback, sorotan terhadap Carmen dan perlakuan SM Entertainment akan terus menjadi topik hangat di kalangan penggemar dan netizen. Netizen berharap agar SM Entertainment mendengarkan suara penggemar dan memberikan perlakuan yang lebih baik kepada semua anggota, tanpa memperhatikan asal negara atau latar belakang mereka.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait