Netter sempat dihebohkan dengan akun Facebook yang dianggap memprovokasi para sopir taksi.
- Tim WowKeren
- Rabu, 23 Maret 2016 - 12:04 WIB
WowKeren - Di tengah demo anarkis yang dilakukan oleh para sopir taksi pada Selasa (22/3) lalu, netter sempat dihebohkan dengan sebuah postingan Facebook yang dianggap memprovokasi pengemudi lainnya. Dalam postingan akun bernama Feri Yanto tersebut, ia menyarankan agar sopir lain membawa senjata tajam hingga bom molotov untuk melawan pengemudi taksi online.
Berseragam sopir taksi Blue Bird, pengguna akun tersebut kini menjadi incaran perusahaan tersebut. Dilansir Kompas pada Rabu (23/3), Direktur Blue Bird, Adrianto Djokosoetono, mengaku jika pihaknya kini masih menyelidiki kebenaran foto-foto tersebut.
"Sedang kami cari," ujar Adrianto. "Kami tidak menjamin seragam kami dipakai oleh pengemudi lain. Ini kan kenyataan."
Sementara itu, perusahaan taksi Blue Bird memberikan layanan gratis selama 24 jam mulai 23 Maret 2016. Layanan tersebut sengaja diberikan karena banyaknya penumpang yang merasa dirugikan. Sayang, layanan ini hanya bisa dinikmati oleh para penumpang yang berada di daerah Jakarta dan sekitarnya.
(wk/)