Komisi Penyiaran Indonesia semata-mata ingin mewujudkan keinginan masyarakat soal tayangan yang bermanfaat.
- Tim WowKeren
- Jumat, 25 Maret 2016 - 12:00 WIB
WowKeren - Momen Ramadhan di Indonesia sering dimeriahkan dengan hadirnya berbagai acara khas. Stasiun televisi seolah berlomba menayangkan acara unggulan. Tak ingin merusak momen Ramadhan, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pun memberikan pesan khusus terkait acara yang akan ditayangkan.
KPI mengimbau stasiun televisi dan rumah produksi serius mempersiapkan acara khas Ramadhan. Pihaknya berharap acara yang dibuat selaras dengan konteks bulan suci itu. Lebih lanjut, KPI meminta stasiun televisi membuat acara yang bermartabat.
"Siaran pada saat Ramadhan harus bermartabat," jelas Komisioner KPI Pusat, Agatha Lily seperti ditulis dalam laman resmi KPI, Kamis (24/3). "(Acara itu juga) sesuai dengan aturan dalam P3 dan SPS. Selaras dengan semangat Ramadhan, tapi juga menghibur sekaligus mendidik pemirsa."
KPI mengingatkan acara Ramadhan nanti dilarang menampilkan candaan kasar, banyolan berlebihan, gerakan erotis, mengeksploitasi bagian tubuh, pria berkelakuan dan berpakaian kewanitaan. Kemudian KPI juga melarang muatan yang mengarah kepada hubungan seks dan tema sensitif yang mengundang polemik.
KPI semata-mata hanya mewujudkan keinginan masyarakat yang mengharapkan tayangan televisi bermanfaat. Manfaat itu berupa ilmu agama serta pesan moral yang banyak. KPI dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan memberikan penghargaan untuk program Ramadhan yang dinilai bermanfaat dan bermartabat.
(wk/)