Polisi menduga kuat kedua korban melakukan bunuh diri karena menemukan surat dan obat-obatan di dalam kamar.
- Tim WowKeren
- Jumat, 25 Maret 2016 - 15:53 WIB
WowKeren - Kakak-beradik, Deborah Sianipar (30) dan Jenny Sianipar (29), dilaporkan tewas di kediamannya di Jalan Melati Raya, Depok, pada Kamis (24/3/2016). Berita kematian Deborah dan Jenny ini menggegerkan warga sekitar karena ditemukan tewas berdua di dalam kamar yang terkunci. Hingga saat ini penyebab kematian keduanya masih diselidiki oleh polisi.
Kepala Polresta Depok Komisaris Besar Dwiyono mengungkapkan tidak ditemukan adanya bukti penganiayaan dalam tubuh kedua korban. Diduga kuat keduanya tewas karena bunuh diri. Dugaan ini muncul karena ditemukannya sejumlah obat-obatan dan sepucuk surat di samping korban.
"Dugaan bunuh diri dengan mencampur obat itu. Sebab, ada dua gelas bekas kedua korban minum," ujar Dwiyono pada Jumat (25/3/2016). "Akan diuji di Puslabfor, apakah mereka meminum obat-obatan itu, untuk bunuh diri."
Obat-obatan yang ditemukan oleh polisi di dalam kamar diantaranya minyak kayu putih, minyak angin, vitamin dan lotion. Selain itu ditemukan juga dua gelas bekas minum korban.
Sementara itu, keluarga membantah kedua korban melakukan bunuh diri. Menurut keluarga Jenny menderita sakit tifus, sedangkan Deborah sempat mengaku pusing. "Enggak ada itu bunuh diri. Adiknya sakit tifus kalau kakaknya pusing. Mungkin sudah akut jadi meninggal," ujar salah seorang anggota keluarga yang tak mau disebutkan namanya.
Pihak keluarga juga marah saat wartawan menanyakan soal surat dan obat-obatan yang ditemukan polisi di dalam kamar korban. "Mending kalian pergi dari sini. Keluarga lagi pada syok akibat berita ini," ujar kerabat korban.
Hasil olah TKP sementara polisi menduga kedua korban sempat meminum cairan di dalam gelas sebelum tewas. Menurut para saksi, sebelumnya korban meminta izin ingin beristirahat di dalam kamar. Namun keduanya tak bangun hingga pukul 17:00 WIB sehingga keluarga membuka paksa pintu kamar korban.
Saat dibuka, kedua korban telah meninggal dunia. "Setelah membuka pintu, korban terlihat sudah meninggal," ujar Kepala Polsek Pancoran Mas Kompol Tata Irawan.
(wk/)