Ternyata kericuhan di rutan Bengkulu ini terjadi bukan saat razia narkoba.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 26 Maret 2016 - 15:29 WIB
WowKeren - Baru-baru ini telah terjadi kericuhan di rutan Bengkulu yang menewaskan 5 orang narapidana. Peristiwa yang berdampak timbulnya kebakaran tersebut diduga terjadi saat Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) menggelar razia narkoba.
Namun, Kepala BNNP Bengkulu Kombes Budiharso mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi bukan saat dilakukan razia narkoba. Menurut Budiharso, saat itu timnya tengah melakukan pengembangan kasus dan akan menjemput seorang narapidana.
"Bukan razia karena itu pengembangan suatu kasus," ucap Kombes Budiharso. "Kasus itu mengarah ke rutan, maka mau menjemput."
Budiharso menjelaskan keributan mulai terjadi saat membawa tahanan narkoba keluar. Saat itu, ada beberapa anggotanya yang masih di dalam rutan.
"Ketika ngebon tersangka di lapas semua berjalan aman," ujar Budiharso. "Kemudian dilakukan pengembangan ke rutan tim berhasil membawa tahanan narkoba (Edison Irawan alias Aseng), begitu tim keluar terjadi keributan. Kondisinya ada satu dua anggota saya masih di dalam lingkungan rutan tetapi sudah keluar dari ring tahanan."
Budiharso juga mengatakan kalau sebelum kebakaran, terjadi baku lempar batu dan bambu yang dilakukan oleh para narapidana. Beberapa anggotanya saat itu juga ada yang terkena lemparan batu.
(wk/)