Teroris Santoso Ternyata Dipercaya Pimpinan ISIS untuk Latih Pengikutnya
Nasional

Santoso juga mendapat kepercayaan penuh dari Al-Bhagdadi untuk membangun jaringan ISIS di Indonesia.

WowKeren - Teroris yang bermarkas di Poso, Santoso, masuk dalam daftar teroris global yang diburu pihak Amerika Serikat, Specially Designated Global Terorists (SDGT). Parahnya, Santoso juga telah memiliki kepercayaan dari pimpinan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

"Santoso ini sudah dipercaya oleh Al-Bhagdadi (pimpinan ISIS) untuk melatih para pengikut yang berbai'at kepada ISIS," ujar Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Rudy Sufahriadi dilansir dari Detik.com, Senin (28/3). "Jadi sebelum mereka berangkat ke Suriah, mereka harus mengikuti tadrib (pelatihan militer) terlebih dahulu di Poso, dipimpin oleh Santoso."

Al-Bhagdadi diketahui telah percaya penuh serta memberikan respon baik atas bergabungnya Santoso dalam ISIS. Santoso pun dikabarkan menerima aliran dana dari ISIS untuk membangun jaringan-jaringan ISIS di seluruh daerah di Indonesia.


"Santoso ini mendapat aliran dana dari ISIS semenjak dia membai'atkan diri kepada ISIS. Saya kurang tahu berapa dananya, yang tahu Densus. Tapi, kemungkinan dana itu dikirim lewat kurir," jelas Rudy. Santoso disebut mau bergabung dengan ISIS karena kesamaan ideologi.

"ISIS menganut tafsiri atau mengkafirkan orang-orang yang dianggap tidak sealiran dengan mereka, bahkan muslim yang tidak sejalan dengan mereka dianggap darahnya halal," lanjut Rudy. "Kelompok mereka yang berbelot pun dihalalkan untuk dibunuh. Mereka beda dengan Al-Qaeda."

Ternyata, ada banyak masyarakat Indonesia yang tertarik bergabung karena tertarik dengan propaganda ISIS. "Salah satu propaganda ekonomi seperti iming-iming kesejahteraan, uang atau penghasilan yang berlimpah. Padahal tidak begitu," pungkasnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!