Sebelumnya, Ahok telah memberikan usulan untuk menghapus sistem 3-in-1 akibat banyaknya eksploitasi anak.
- Tim WowKeren
- Selasa, 29 Maret 2016 - 09:08 WIB
WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok telah mengungkapkan keinginannya untuk menghapus sistem 3-in1. Pasalnya, para joki 3-in-1 banyak yang membawa bayi atau anak dibawah umur untuk diajak mengais rejeki.
Hal yang dilakukan para joki itu dianggap telah mengeksploitasi anak dan membuat Ahok cemas. Pihak Polda Metro Jaya pun ikut memberikan tanggapan mengenai rencana Ahok. Nantinya, pihak kepolisian akan mengkaji usulan ini lebih lanjut.
"Ya nanti kita lihat dulu, kan baru wacana. Nanti kita kaji bersama-sama," kata Kapolda Irjen Pol Moechgiyarto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (28/3). Pengkajian itu harus dilakukan untuk mengetahui sisi efisiensi dan efektifitasnya.
Jika sistem tersebut memang dinilai tak efektif dan efisien, pihak Polda Metro Jaya bersedia untuk menghapus aturan 3-in-1 itu. "Kalau memang tidak banyak berguna ya kita hapus," tegas Moechgiyarto.
(wk/)