Selain bersikap arogan dan membentak Polwan, siswi ini juga mengaku anak dari petinggi BNN.
- Tim WowKeren
- Kamis, 07 April 2016 - 09:49 WIB
WowKeren - Aksi konvoi kerap kali dilakukan para pelajar usai mengikuti ujian nasional (UN). Sebuah konvoi pelajar di Medan pada Rabu (6/4) sore diwarnai tindakan arogan dari seorang siswi.
Saat itu, mobil Honda Brio hitam bernomor polisi BK 1428 IG yang ditumpangi siswi tersebut melintas dengan kap belakang terbuka ke atas. Mobil itu pun dihentikan seorang Polwan, Ipda Perida Panajitan di Jalan Sudirman.
Para siswi yang menumpangi mobil itu protes karena banyak mobil lain yang melanggar aturan namun hanya mereka yang dihentikan. "Itu ada mobil merah di depan, kenapa cuma kami yang dihentikan?" protes mereka seperti dilansir Merdeka.
Saat Polwan dan dua Polantas lain menyatakan akan menindak dan membawa mobil itu ke kantor Satlantas Polresta Medan, seorang siswi berambut panjang langsung emosi. Dia pun terus marah-marah dan menunjuk-nunjuk Polantas yang menghentikannya.
"Oh oke, mau dibawa? Siap-siap kena sanksi turun jabatan ya. Aku juga punya beking," ucap siswi itu dengan nada tinggi. "Oke Bu ya, aku nggak main-main ya Bu. Kutandai Ibu ya. Aku anak Arman Depari."
Saat dikonfirmasi, apakah benar putri Irjen Pol Arman Depari, Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), siswi itu pun tak mau menjawab dan langsung menghindar. Petugas akhirnya membiarkan para siswa itu pergi.
"Kalian langsung pulang ya, langsung pulang ke rumah. Kami memang membubarkan konvoi anak sekolah, buat kalian juga lho," ucap Ipda Perida Panjaitan. Para siswa itu kemudian masuk mobil dan berlalu dengan kap belakang tertutup.
(wk/)