Bingung Melaut, Warga Pasar Ikan Abaikan Rusun dan Pilih Tinggal di Perahu
Nasional

Kawasan rusun yang jauh dari laut menjadi pertimbangan warga Pasar Ikan.

WowKeren - Kawasan Pasar Ikan di Penjaringan, Jakarta Utara ditertibkan pada Senin (11/4). Namun upaya penertiban yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta ini berujung protes dari warga.

Warga pun bingung dengan sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pasalnya usai Pasar Ikan digusur, warga malah direlokasi ke Rumah Susun (Rusun) Marunda dan Rusun Rawa Bebek yang letaknya jauh dari laut.

"Kadang-kadang Ahok ini aneh, sudah tahu kami ini nelayan, terus kami ditempatkan di rusun yang jauh dari laut," seru Adam, salah seorang warga Pasar Ikan, Selasa (12/4) seperti dilansir Okezone. "Coba bagaimana kami, kami ini pelaut."


Sejumlah warga memilih mengungsi di atas perahu ketimbang menempati rumah susun (Rusun) yang telah disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta. Menurut warga, tinggal di perahu yang terapung-apung di atas air lebih baik ketimbang tinggal di rusun yang tidak layak pakai.

"Saya terpaksa mas tinggal di sini, kami belum ngurusnya," kata Abdul Qodir. "Mending di sini ketahuan, disana enggak layak. Udah bocor ada keramik yang belum, nanti disuruh bayar lagi.

Meski demikian, dia tetap menerima rusun yang disediakan oleh pemerintah. "Ya mau gimana lagi, enggak mungkin juga anak istri setiap hari di perahu," tutupnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!