Kasihan, Hiu Paus di Perairan Gorontalo Luka-Luka Akibat Jadi Objek Hiburan
SerbaSerbi

Intreraksi tidak ramah yang dilakukan wisatawan terhadap hiu paus harus segera diatasi.

WowKeren - Sepuluh ekor hiu paus yang muncul di perairan Desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango menjadi obyek hiburan. Jumlah wisatawan mencapai ratusan orang di lokasi hiu hingga Minggu (10/4).

Sayangnya, beberapa ekor hiu mengalami luka-luka . Wawan Iko, instruktur penyelam yang secara rutin memantau aktivitas hiu di lokasi tersebut mengungkapkan beberapa hiu telah luka di bagian bibir, punggung dan sirip. "Bahkan seekor hiu terpantau telah memiliki 13 luka sayatan di samping insang serta menunjukkan perilaku agresif," terang Wawan, Selasa (12/4) dilansir Merdeka.

Pemerintah untuk sementara menutup wisata Botubarani sekaligus menyusun aturan berwisata dan berinteraksi dengan hiu paus. Casandra Taniapeneliti dari Whale Shark Indonesia dan World Wild Fund for nature (WWF) mengatakan pengunjung wisata hiu paus harus berhati-hati.


"Kibasan ekor yang besar dan kuat serta gesekan kulit hiu paus yang tajam harus diwaspadai pengunjung," beber Casandra. "Dengan banyaknya pengunjung dan kapal yang mendekat, hiu paus riskan mengalami stress dan terluka akibat benturan dengan kapal."

"Yang terkena kibasan ekor bisa tidak sadarkan diri atau terluka," imbuh Rantje, penyelam senior di Gorontalo. "Itu pentingnya wisatawan harus menjaga jarak dengan pengunjung. Bukan malah mendekati hiu dan memeluknya."

Selain itu menurut Casandra, interaksi tidak ramah dengan hiu paus juga merupakan ancaman serius harus segera diatasi. Interaksi yang dilakukan wisatawan Gorontalo tersebut berupa menyentuh, memeluk hingga menunggangi hiu paus.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!