Dengan matinya Rama, KBS kini hanya mengoleksi sembilan harimau Sumatera.
- Tim WowKeren
- Selasa, 12 April 2016 - 20:20 WIB
WowKeren - Kebun Binatang Surabaya (KBS) kembali kehilangan salah satu satwa koleksinya, kali ini seekor harimau jantan Sumatera bernama Rama. Pihak KBS saat ini tengah menunggu hasil uji laboratorium terkait penyebab kematian Rama.
Menurut Direktur Utama KBS Aschta Boestani Tajuddin, hasil otopsi menunjukkan Rama mengalami gagal jantung. Untuk membuktikannya, dilakukan uji laboratorium Histophatologi yang hasilnya baru akan keluar sekitar 3-4 minggu ke depan.
"Agak lama karena yang ditelisik adalah jaringan dari organ," kata Aschta, Selasa (12/4) seperti dilansir Tempo. "Beberapa organ seperti jantung, lever, dan organ-organ lain yang mencurigakan dijadikan sampel. Jadi yang dilihat nanti sel dan struktur dari sampel-sampel itu."
Dengan matinya Rama, KBS hanya mengoleksi sembilan harimau Sumatera, yang terdiri atas enam betina dan tiga jantan. Rama mati pada Minggu, 10 April 2016, pukul 18.10. Ia mendapat perawatan intensif sejak 28 Maret 2016. Saat itu, nafsu makan Rama menurun serta terlihat gejala muntah dan batuk-batuk setelah makan.
Sebelum mati, Rama sempat dibius setengah dosis sekitar pukul 09.30. Kala itu, Rama dibersihkan karang giginya serta diobati sariawan dan luka di bawah dagu sebelah kiri. Selain itu, Rama sempat diinfus sebelum mati, tapi dicabut. Kemudian Rama mulai tidak mau makan dan minum, bahkan pergerakan napasnya sudah tidak beraturan dan akhirnya mati pukul 18.10.
(wk/)