Kelompok Abu Sayyaf sampai saat ini memang masih menebar teror ancaman.
- Tim WowKeren
- Jumat, 29 April 2016 - 11:00 WIB
WowKeren - Kelompok pemberontak Abu Sayyaf terus menebar teror penculikan. Belum lama ini, presiden Filipina, Benigno Aquino mengungkap Abu Sayyaf baru saja memenggal kepala warga negara Kanada karena tak mendapat tebusan. Benigno juga menyebut target Abu Sayyaf selanjutnya adalah menculik petinju dunia Manny Pacquiao dan anaknya.
Mendengar pernyataan Benigno, Manny Pacquiao sempat kaget dan menyebut informasi seperti ini tidak seharusnya dipublikasikan. Manny juga mengaku tidak tahu apa salahnya sehingga menjadi sasaran Abu Sayyaf.
"Abu Sayyaf mau menculik saya," ujar Manny di rumahnya di Manila, Kamis, (28/4). "Saya terkejut karena semua orang Filipina adalah teman saya. Saya mencintai mereka, terutama warga Muslim."
Manny sendiri sudah mengambil tindakan pengamanan untuk keluarganya yang tidak berada di dekatnya. Istri dan kelima anaknya memang sedang berada di kampung halaman mereka di General Santos.
"Kami memohon adanya pengamanan, perlindungan untuk anak-anak saya, keluarga saya," imbuh Manny. "Agar dipastikan mereka semua selamat, apalagi saat ini saya sedang tidak bersama dengan mereka."
Manny berada di Manila sejak hari Rabu untuk persiapan pemilihan umum bulan depan. Manny memang tengah disibukkan dengan kampanye untuk membuka jalannya menuju kursi senat.
(wk/)