Keluarga keempat WNI masih menunggu kelanjutan kabar pembebasan sandera kelompok Abu Sayyaf.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 07 Mei 2016 - 11:30 WIB
WowKeren - Awal Mei kemarin, pemerintah telah berhasil membebaskan 10 orang warga negara Indonesia yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf. Para sandera yang sudah bebas itu merupakan awak dari kapal TB Brahma yang dibajak saat melintas di perairan Filipina pada akhir Maret lalu.
Namun, selain 10 ABK tersebut, ternyata masih tersisa 4 WNI lain yang berada di tangan Abu Sayyaf. Salah satu diantaranya adalah Mochamad Ariyanto Misnan atau Ryan yang merupakan ABK TB Henry.
Sampai kini, keluarga Ryan masih menunggu kabar dari pemerintah terkait pembebasan 4 orang lainnya itu. Saudara kandung Ryan, Mochamad Indra Purwanto pun hanya bisa pasrah dan berharap agar pemerintah tidak melupakan keempat WNI yang nasibnya di ujung tanduk.
"Kita sekeluarga was-was, terus nonton berita televisi. Karena informasi sekarang, kita hanya pantau dari berita. Kita berharap cepat selamat," tutur Indra seperti dilansir dari Tribunnews. "Jadi kalau ingin dibebaskan keempat-empatnya harus ada 200 juta Peso, kita hanya bisa diam saja menunggu langkah perusahaan dan pemerintah. Pemerintah semoga selalu ingat jika masih ada empat warganya yang berada di ujung tanduk."
Sekedar informasi, penyanderaan 4 WNI dari TB Henry terjadi sekitar tiga minggu setelah kelompok Abu Sayyaf menyandera 10 ABK TB Brahma. Kini keluarga para sandera yang masih ditawan kelompok tersebut hanya bisa pasrah menunggu kelanjutan upaya pembebasan melalui layar TV.
(wk/)