Telat Datang dan Dikeroyok Warga, Ini Kata Ustadz Solmed
Selebriti

Ustadz Solmed membantah adanya kericuhan.

WowKeren - Baru-baru ini muncul kabar jika Ustadz Solmed hampir saja menjadi korban pengeroyokan di Serang. Sejumlah warga mengamuk dan meluapkan amarahnya lantaran sang ustadz datang terlambat saat akan mengisi ceramah peringatan Isra Mikraj nabi besar Muhammad SAW di Masjid Al Munawaroh.

Menanggapi insiden itu, Ustadz Solmed akhirnya buka suara. Ia mengaku menjadi korban penipuan panitia penyelenggara. Menurutnya, panitia tidak memberikan informasi tempat yang benar.

"Saya korban penipuan panitia yang menjadi calo," ujar Ustadz Solmed dilansir dari Dream. "Awalnya ngundang di Serang timur. Begitu sampai di Serang timur jam 21.30 WIB, dapat ditelepon ternyata tempat salah. Tempatnya Cilegon Barat. Saya berangkat ke sana, kurang lebih 3 KM. Ternyata tempat salah lagi. panitia bilang di Karang Bolong, 2 jam saya menempuh jalan dari Cilegon."

Ustadz Solmed juga membantah adanya kericuhan. Ia mengaku memang sempat disoraki, namun massa bisa mengerti saat diberi penjelasan.


"Sampai sana di sana jam 12 malam. Pas dateng wajar dong warga belum tahu kronologisnya gimana. Warga sorakin huuuu. Terus saya bilang kumpul dulu. Biar tahu duduk persoalan," imbuh sang Ustadz. "Setelah dijelaskan mereka paham dan ngerti. Saya pulang. Jadi ga ada yang rusuh, Keributan ga ada. Malahan kita sempat foto selfi sama jamaah. Ga ada yang ribut-ribut."

Sementara itu, Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa yang ikut hadir mengaku tidak mengetahui soal kericuhan yang terjadi. Meski begitu, ia menyayangkan kabar kericuhan yang terjadi.

"Pukul 23.00 WIB saya diberi tahu kalau Ustadz Solmed baru keluar dari Tol Ciujung. Karena tahu masih lama tiba di lokasi, saya memutuskan untuk pulang," ujar Pandji. "Dia itu kan artis dan ustadz besar, harusnya jangan terlambat, jangan mengecewakan audien. Tetapi warga juga harusnya bisa menahan diri."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait