Dengan sedikit bercanda, Ahok mengungkapkan kekesalannya kepada oknum yang menyebar fitnah terhadapnya.
- Tim WowKeren
- Kamis, 19 Mei 2016 - 16:09 WIB
WowKeren - Semakin tinggi pohon, semakin kencang pula angin menerpanya. Peribahasa tersebut rasanya sesuai dengan kondisi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat ini.
Bagaimana tidak, belakangan ini Ahok kerap menerima berbagai kritikan pedas yang mengarah ke dirinya. Tak hanya itu, sejumlah oknum bahkan disebut-sebut menyebar fitnah padanya terlebih saat ia berniat akan kembali mencalonkan diri sebagai Cagub DKI pada 2017 nanti.
Merasa difitnah, Ahok lantas menumpahkan kekesalannya belum lama ini saat meresmikan Ruang Publik Terpadu Tamah Anak di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Di situ ia mengatakan dirinya pernah bersekolah di sekolah Islam dan menyebut bahwa tukang fitnah akan ditaruh di kerak neraka.
"Saya pernah sekolah Islam, katanya tukang fitnah itu ditaruh di keraknya neraka atau neraka paling bawah," tutur Ahok seperti dilansir dari Kompas. "Contohnya kayak kasus Masjid Luar Batang. Saya mau besarin halamannya, tapi diisukan saya bongkar masjidnya. Pak Wali Kota yang Islam saja enggak berani bongkar masjid, apalagi saya."
Bukan itu saja, Ahok juga menyinggung masalah penertiban permukiman kumuh di Kampung Pulo, Jakarta Timur. Ahok menambahkan niatnya melakukan penertiban di beberapa lokasi lain juga diisukan sebagai penggusuran.
(wk/)