Masyarakat dilarang mendekati kawah Gunung Bromo dengan radius 1 kilometer.
- Tim WowKeren
- Rabu, 01 Juni 2016 - 14:52 WIB
WowKeren - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis aktivitas Gunung Bromo yang meningkat pada Rabu (1/6). Tak hanya suara gemuruh yang terdengar dari dalam kawah, namun gunung ini juga mengelurkan jilatan sinar api dan lontaran lava pijar.
Dalam pengamatan BMKG, suara gemuruh yang terdengar tersebut disertai dengan dentuman. Gunung Bromo juga melontarkan lava pijar dengan ketinggian sekitar 50-200 meter dari puncak kawah. Sementara aliran lava, meleleh hingga radius sekitar 10-100 meter dari bibir kawah.
Menurut Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda, Bambang Setiajid, saat ini gunung tersebut berstatus waspada. Masyarakat pun dilarang mendekati kawah Gunung Bromo dengan radius satu kilometer.
"Bagi masyarakat, pengunjung dan pendaki," ujar Bambang. "Dilarang mendekati kawah dengan radius 1 kilometer."
Hingga saat ini, cuaca di puncak Gunung Bromo terpantau cerah mendung. Asap kawah terlihat bergerak ke arah barat laut hingga timur laut. Terjadi juga hujan abu dengan intensitas sedang di Pos Pantauan PGA Bromo.
Menurut pantauan seismik, sudah terjadi gempa tremor dan embusan berkali-kali. Sementara gempa letusan sempat terjadi hingga empat kali.
(wk/)