Soal Razia Warteg di Serang, MUI Banten Minta Warga Tak Terpancing
Nasional

Razia warteg milik bu Eni di Serang tersebut juga menjadi perhatian Majelis Ulama Indonesia Banten.

WowKeren - Kabar razia yang dilakukan oleh Satpol PP Serang, Banten, terhadap warung milik bu Eni ternyata tak luput dari perhatian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten. Ketua MUI Banten, KH. AM. Romly, pun angkat bicara soal razia salah prosedur tersebut.

"Jangan terpancing jika ada provokasi pihak yang tidak rela umat Islam damai dengan memanfaatkan kejadian ini," ujar Romly seperti dilansir Republika pada Senin (13/6). "Mari tidak mengembangkan peristiwa ini menjadi isu liar dan tak terkendali sehingga berpotensi menimbulkan konflik yang tidak diinginkan."

Romly pun ikut mengimbau pihak Satpol PP Serang agar tidak menyita barang selama razia. Selain itu, ia juga mengingatkan semua pengusaha rumah makan untuk tetap tenang dan tidak khawatir dalam menjalankan usahanya.


"Untuk semua pengusaha rumah makan jangan khawatir dan tetap tenang," lanjut Romly. "Asalkan tetap menjalankan adat kebiasaan di Banten yakni, menghormati Ramadan dan orang-orang yang sedang berpuasa serta hendaknya bisa mematuhi Perda yang sudah berlaku sejak lama."

Pihak pemerintah kota Serang bersama MUI dan Kemenag Kota Serang memang sudah mengeluarkan imbauan bersama Nomor 451.13/556-Kesra/2016 terkait rumah makan, restoran, kafe dilarang buka siang hari selama bulan Ramadan. Rumah makan diperbolehkan buka kembali pada pukul 16:00 WIB.

Razia yang dilakukan Satpol PP Serang, Banten terhadap warung milik bu Eni baru-baru ini memang tengah menjadi perhatian masyarakat. Selain netter yang tergerak untuk memberikan bantuan, Presiden RI Joko Widodo pun juga ikut tergerak untuk membantu.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!