Sajikan petualangan laut lebih seru, keluarga Mona Ratuliu dan Nola Be3 cs rela berburu tiket jelang premier 'Finding Dory'.
- Tim WowKeren
- Kamis, 16 Juni 2016 - 07:25 WIB
WowKeren - Setelah 10 tahun akhirnya Disney Pixar menghadirkan sequel dari film "Finding Nemo" yang berjudul "Finding Dory". Masih bercerita tentang Nemo, Marlin dan Dory, kali ini ketiganya berpetualang mengarungi lautan untuk menemukan keluarga dari Dory sang ikan Blue Tang yang menderita hilang ingatan dalam jangka pendek.
Berfokus pada tokoh Dory, sang sutradara Andrew Stanton membuat kisahnya yang kembali teringat masa kecil. Sepotong demi sepotong ingatan itu membawa Dory, Nemo dan Marlin menuju Marine Life Institute (Institusi Biota Laut).
Selain menyaksikan kisah petualangan Dory, sang sutradra dari film "Wall-E" ini juga memperlihatkan indahnya Great Barrief Reef (Karang Penghalang Besar) yang nerupakan kumpulan terumbu karang terbesar di dunia yang menjadi rumah Dory, Nemo dan Marlin serta detail kehidupan bawah laut yang tentunya lebih dinamik dari film pertama. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari film ini untuk penonton anak-anak terutama. Dari pesan moralnya sendiri di mana Dory yang menjadi diri sendiri dan tak pernah putus asa dalam mencari keluarganya serta pengetahuan biota laut dan bagaimana mengkarantina seekor biota laut di sebuah penangkaran hewan laut.
Dari berbagai keseruan yang disajikan film tersebut, banyak keluarga selebriti yang antusias untuk menonton. Sebut saja Mona Ratuliu bersama suami dan tiga anak mereka, serta Nola Be3 dan Naura sekeluarga. Mereka bahkan sudah berburu tiket premier padahal filmnya sendiri baru dirilis besok, Jumat (17/6).
Selain versi original Inggrisnya, Disney Pixar juga menghadirkan versi dubbing film "Finding Dory" menjadi "Mencari Dory" yang melibatkan dubber lokal. Tak cuma itu, sejumlah artis ternama Tanah Air seperti Raffi Ahmad yang mengisi suara Bailey sang paus beluga yang tidak yakin dengan kemampuan sonarnya serta dan Syahrini sebagai Destiny sang Hiu Paus yang menderita penyakit rabun dekat.
(wk/)