Kementrian Luar Negeri RI menghimbau WNI di Madinah tetap tenang setelah terjadi ledakan di Masjib Nabawi saat buka puasa,
- Tim WowKeren
- Selasa, 05 Juli 2016 - 08:30 WIB
WowKeren - Dunia diguncang dengan berita mengejutkan di penghujung Ramadhan. Pada Senin (4/7) terjadi tiga peristiwa ledakan di Arab Saudi yang masing-masing terjadi di Jeddah, Al Qotif dan Madinah Al Munawarah.
Ledakan pertama terjadi di seberang Masjid Qatif, sekitar 200 meter dari Masjid Nabawi lalu yang kedua meledak di kantor keamanan Masjid Nabawi. Dilansir dari Viva, mahasiswa Indonesia bernama Muhammad Zein mengaku semua yang di lokasi semula mengira dentuman besar yang terdengar saat Adzan berkumandang itu bukan bom.
"Ketika terjadinya ledakan pertama, itu dikira menandakan buka puasa, ketika Haya ala solla terjadi ledakan ledakan kedua," tutur Muhammad Zein. "Jaraknya kurang lebih 200 meteran masjid Khotif ke Nabawi."
Aljazeera melaporkan 4 petugas keamanan tewas dan 5 orang lainnya terluka akibat serangan bom bunuh diri di dekat Masjid Nabawi itu. "Korban tersebut karena berada di dekat pelaku yang meledakkan diri ketika ia berjalan masuk ke masjid," tweet Kementrian Dalam Negeri Arab Saudi.
Kementerian Luar Negeri RI juga menginformasikan belum mendapat info mengenai adanya WNI yang menjadi korban. Mengabarkan melalui akun Twitter resmi @Portal_Kemlu_RI, Kemenlu juga menghimbau WNI di Arab Saudi tetap tenang, waspada dan hindari lokasi yang kemungkinan jadi target teroris.
(wk/)KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah belum menerima informasi adanya WNI yang menjadi korban
— KEMLU RI (@Portal_Kemlu_RI) July 4, 2016