Seorang seniman asal Australia membuat mural sebagai peringatan kematian Taylor Swift.
- Tim WowKeren
- Kamis, 21 Juli 2016 - 16:56 WIB
WowKeren - Taylor Swift saat ini tengah terlibat perseteruan dengan pasangan suami istri Kim Kardashian dan Kanye West. Banyak fans penyanyi 26 tahun ini yang kemudian mengaku kecewa dengan Taylor dan hal tersebut telah merusak imejnya sebagai "gadis manis".
Seorang pelukis bernama Luchsux lantas memanfaatkan kesempatan tersebut dengan membuat mural bergambar wajah Taylor di kawasan Hosier Lane, Melbourne. Namun sayangnya, mural tersebut juga terdapat tulisan "In loving memory of Taylor Smith 1989-2016', menggambar seakan-akan pelantun lagu "Bad Blood" ini sudah meninggal.
Luchsux sendiri sengaja menulis nama Swift menjadi Smith untuk menghindari tuntutan hukum. Meski demikian, Luchsux mengaku bahwa kuasa hukum Taylor sudah mengontak dirinya dan mengancam akan membawa kasus tersebut ke meja hijau jika Luchsux tak segera menghapus muralnya itu.

Ancaman kuasa hukum Taylor sepertinya tak main-main dan membuat Luchsux segera mengubah gambar muralnya. Luchsux lantas mengubah wajah Taylor dengan wajah kartu mirip bebek dan mengganti namanya menjadi Harambe, merujuk pada nama seorang gorilla yang tewas di tembak di Amerika belum lama ini.
Sementara itu, baru-baru ini Taylor sendiri sedang berada di Australia untuk menemani kekasih barunya Tom Hiddleston syuting film terbarunya "Thor: Ragnarok". Sedangkan Lushsux sekali lagi menegaskan bahwa mural yang dibuatnya tersebut hanya untuk hiburan semata dan tak ada maksud menyinggung.
(wk/)