Akibat letusan, bandara Sultan Babullah di Kota Ternate Provinsi Maluku Utara ditutup sementara.
- Tim WowKeren
- Rabu, 03 Agustus 2016 - 09:35 WIB
WowKeren - Pos pengamatan gunung api Gamalama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa Gunung Gamalama meletus eskplosif lemah. Letusan ini berupa abu vulkanik ke arah Tenggara hingga Selatan pada Rabu (3/8) pukul 06.28 WIT.
"Semburan asap tadi mulai jam 06.28 WIT dengan ketinggian asap 500-600 meter condong ke arah timur selatan dengan warna putih sampai kelabu," ungkap Jajat, staf Pos Pemantau Gunung Gamalama dilansir dari Kompas. Sampai saat ini, suara gemuruh dan gempa-gempa tremor masih dirasakan dengan amplitudo 0.5-1.5 mm.
"Pantauan kami abunya masih tipis. Untuk status gunung gamalama sendiri sejauh ini masih waspada level II," tambah Jajat. Meski demikian, ia menghimbau warga agar tidak panik. Ia juga menghimbau warga untuk tidak mendekati kawah gunung hingga radius 1,5 kilometer.
Akibatnya, bandara Sultan Babullah di Kota Ternate Provinsi Maluku Utara ditutup sementara. Penutupan ini akan berlangsung hingga Kamis (4/8). Penutupan ini juga sudah sesuai dengan prosedur yang disebabkan adanya semburan abu vulkanik Gunung Gamalama.
Sejumlah maskapai penerbangan juga sudah menunda jadwal keberangkatan. "Penutupan ini terkait Force Majeure (kejadian alam atau faktor diluar kemampuan manusia) berupa letusan Gunung Gamalama yang menyemburkan abu vulkanik yang membahayakan pengoperasian penerbangan," jelas Sales Representatif Sriwijaya Group Distrik Makassar.
(wk/)