Densus 88 menangkap sejumlah terduga teroris jaringan KGR yang berhubungan dengan Bahrun Naim.
- Tim WowKeren
- Jumat, 05 Agustus 2016 - 17:28 WIB
WowKeren - Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri semakin serius memburu teroris di Indonesia. Baru-baru ini 6 orang terduga teroris ditangkan di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (5/8).
Enam orang tersebut diduga bagian kelompok KGR alias Katibah Gigih Rahmat. Salah satu anggota Ali, diketahui terkait dengan Rohman, pelaku bom bunuh diri di Solo beberapa waktu lalu.
"Keterlibatan kelompok Gigih Rahmat Dewa diantaranya sebagai penampung dua orang Uighur, yaitu Doni (deportasi) dan Ali (tertangkap bersama Abu Mus'ab di Bekasi)," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar dilansir Okezone.
Sedangkan Gigih Rahmat Dewa alias GRD sendiri diduga pentolan ISIS yang memfasilitasi keberangkatan ikhwan-ikhwan dari Indonesia menuju Suriah. Ia juga disebut-sebut memiliki hubungan dengan Bahrun Naim. Keduanya bahkan berencana untuk meluncurkan roket ke Singapura untuk menghancurkan Marina Bay dari Batam.
"GRD diduga menjadi penerima dan penyalur dana untuk kegiatan radikalisme yang bersumber dari Bahrun Naim," terang Boy. "GRD dan Bahrun Naim pernah merencanakan untuk meluncurkan roket dari Batam dengan tujuan Marina Bay Singapura."
Saat ini keenam anggota teroris tersebut tengah ditahan dan tengah diinvestigasi. Pemerintah Indonesia sendiri telah menjalin koordinasi dengan Singapura untuk mewaspadai adanya serangan teroris.
(wk/)