Lagi, Guru Dianiaya Wali Murid Gara-Gara Tegur Siswa Datang Terlambat
SerbaSerbi

Berikut kronologi aksi pemukulan wali murid terhadap salah seorang guru di Kalimantan Tengah.

WowKeren - Dunia pendidikan kembali heboh. Belum lama ini salah seorang guru olahraga Sekolah Dasar Negeri Kurun 4, Kuala Kurun, Kabupaten Gunung mas, Kalimantan Tengah, mengalami luka di bagian kepala setelah dianiaya oleh wali murid. Wah, kok bisa?

Peristiwa yang menimpa guru bernama Kornedi itu bermula saat siswa melaksanakan senam pagi sebelum masuk kelas. Beberapa siswa yang datang terlambat dipanggil dan diberikan arahan oleh Kornedi. Namun tiba-tiba salah seorang wali murid berinisial Y datang dan langsung mendorong Kornedi. Ia pun berusaha memukul Kornedi.

"Pak Kornedi jatuh dan kena tanah yang bercampur batu dan terluka," ujar Kepala Sekolah SDN Kurun 4, Herson. "Memang pukulan yang dilayangkan orangtua siswa tidak mengenai Kornedi. Hingga akhirnya Y mendorong Kornedi dan jatuh ke tanah dan mengalami luka di bagian pipi dan atas bibir. Merasa keberatan pihak guru membuat laporan."


Sementara itu, Kapolsek Iptu I Gede Arya Dharmika mengaku jika Y bisa dijerat Pasal 351 Ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan ringan dengan ancaman hukuman dua tahun penjara. Kabarnya, Y merupakan aparatur sipil negera di salah satu instansi lingkungan Pemkab Gumas. Pihak Kapolsek pun berniat untuk memeriksa kasus tersebut lebih lanjut.

"Pak Kornedi sudah melapor ke kami," ujar Kapolsek Arya. "Sudah kami periksa."

Kasus pemukulan wali murid kepada guru bukan hanya terjadi kali ini saja. Sebelumnya, publik juga sempat dihebohkan dengan kasus pemukulan yang dialami oleh Dasrul, salah seorang pengajar di SMK 2 Makassar yang dipukul oleh Ahmad Adnan, wali murid AS lantaran tidak terima putranya dihukum.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!