BNPB mengungkap kondisi kebakaran hutan di sejumlah daerah di Pulau Sumatera, seperti apa?
- Tim WowKeren
- Selasa, 30 Agustus 2016 - 14:43 WIB
WowKeren - Memasuki musim kemarau, Indonesia kembali mengalami masalah kebakaran hutan di Pulau Sumatera. Bahkan kabarnya, kabut asap dari kebakaran tersebut telah menyebar ke beberapa lokasi seperti Riau dan Pekanbaru. Tidak hanya itu, Singapura juga terkena dampaknya.
Hal itu tentunya membuat pemerintah Singapura merasa cemas. Mereka mulai mengkhawatirkan soal kesehatan masyarakat. Meski begitu Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho baru-baru ini mengatakan jika udara di negara itu masih baik.
Meski terkena dampak kabut asap, Sutopo mengungkap jika kualitas udara di Singapura masih lebih bagus dibanding Jakarta. "Di Singapura, Malaysia dan sebagainya, kondisi kualitas udaranya masih baik hingga sedang. Jauh lebih baik dibandingkan Jakarta," ujarnya.
Lebih lanjut, Sutopo menjelaskan jika kabut asap itu masuk ke Singapura lantaran titik api yang bertambah. "Ini yang menyebabkan sekitar tanggal 28 Agustus 2016 lalu, asap terbawa angin dan masuk Selat Malaka dan Singapura. Meski ,begitu kualitas udara di sana masih baik," imbuhnya.
Sementara itu, berdasarkan data terbaru diketahui titik api telah bertambah menjadi 138. Meski begitu BNPB mengungkap jika jumlah titik api di Indonesia berkurang 61 persen dibanding 2015 lalu sebanyak 32,734 titik api. Sejak 1 Januari hingga 29 Agustus 2016, titik api yang muncul diketahui berjumlah 12,884.
(wk/)