Keluarga Tolak Otopsi, Sianida Ditemukan dari Sampel Lambung Mirna
Nasional

Ini cara ahli forensik menemukan sianida di tubuh Wayan Mirna Salihin...

WowKeren - Kematian Wayan Mirna Salihin masih menjadi sorotan hingga kini. Apalagi persidangan kasus tersebut masih digelar hingga sekarang dan belum menemukan titik terang.

Rabu (31/8) sidang kasus ini kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ahli Kedokteran Forensik RSCM Budi Sampurna dihadirkan untuk memberikan keterangan. Dari penuturannya diketahui jika pihak keluarga rupanya menolak jenazah Mirna di otopsi.

Meski begitu, pihak keluarga dan penyidik sepakat untuk mengambil sampel dari lambung Mirna. "Penyidik menjelaskan pada waktu keluarga korban keberatan kalau dilakukan pemeriksaan dalam atau autopsi, antara penyidik dan keluarga korban berdiskusi, mereka memutuskan paling tidak diambil sampel," ujarnya.


Berdasarkan sampel itulah muncul dugaan Mirna tewas karena sianida, pasalnya lambung korban mengalami korosi. Budi juga menjelaskan tidak ada tanda-tanda kematian akibat serangan jantung dalam kasus Mirna. Kesimpulan itu diambil setelah melihat dari rekaman CCTV di Kafe Olivier.

"Pada jantung, kenapa tidak dilakukan pemeriksaan lanjutan. Sebetulnya sangat bergantung pada temuan pemeriksaan," ujar Budi. "Sayangnya datang ke RS sudah meninggal. Sehingga yang kita lihat adalah gejala-gejala di CCTV. Gejala itu tidak menunjukkan gejala serangan jantung yang klasik. Oleh karena itu penyebabnya adalah itu (keracunan sianida)."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!