Berikut penuturan pengacara Reza saat sang klien mengira sabu-sabu sebagai obat.
- Tim WowKeren
- Jumat, 02 September 2016 - 10:14 WIB
WowKeren - Reza Artamevia sempat dinyatakan positif narkoba. Namun kabar terbaru, hasil tes urine Reza ternyata dinyatakan negatif. Saat ditangkap bersama Gatot Brajamusti, Reza mengaku tidak tahu jika dirinya telah mengisap sabu-sabu. Reza ternyata mengira sabu-sabu yang ditawarkan oleh Gatot adalah obat.
Menurut pengacara Reza, Ramdan Alamsyah, sang klien ternyata sedang tidak enak badan saat kejadian berlangsung. Karena itu, Reza tidak menolak saat ditawari mencoba sabu-sabu.
"Kondisinya waktu itu dia lagi nggak sehat dan flu berat," ujar Ramdan dilansir Detik pada Jumat (2/9). "Makanya dia mau makai itu sebelum pesta berlangsung."
Bagi Ramdan, Reza adalah korban dari Gatot. Ia kembali menegaskan jika Reza bukan pengguna aktif narkoba karena tidak tahu.
"Dia intinya nggak tahu, barang itu disebutnya Aspar," lanjut Ramdan. "Bentuknya saja juga dia nggak tahu, bisa dikatakan ia korban."
Saat ini Reza telah diizinkan untuk pulang ke Jakarta. Kendati demikian, Reza tetap harus menjalani proses rehabilitasi narkoba.
(wk/)