Penunjukkan Budi Gunawan sebagai Kepala BIN menuai pro-kontra karena masalah ini.
- Tim WowKeren
- Jumat, 02 September 2016 - 14:13 WIB
WowKeren - Presiden Joko Widodo memutuskan untuk menunjuk Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Jumat (2/9), surat usulan pergantian kepala BIN tersebut diantar oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
"Saya mengantarkan surat dari Presiden ke pimpinan DPR. Isi suratnya yakni usulan Presiden untuk pergantian Kepala BIN," ujar Pratikno. "Jadi Kepala BIN yang diusulkan nama baru yaitu Pak Budi Gunawan. Proses selanjutnya di DPR menunggu pertimbangan DPR."
Pencalonan Budi Gunawan tersebut rupanya disambut baik oleh banyak pihak. Komjen Budi Gunawan dinilai dapat menggantikan Sutiyoso dan menjalankan tugas sebagai Kepala BIN dengan baik.
Meski begitu ada sebagian pihak yang tidak begitu saja setuju. Salah satunya seperti yang ditunjukkan oleh Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Puri Kencana Putri.
Menurutnya penunjukan ini bisa menurunkan kepercayaan publik. Pasalnya, Budi Gunawan sempat tersandung kasus suap dan gratifikasi beberapa waktu lalu.
"Saya rasa sayang sekali kalau yang terpilih nanti masih tersandung urusan hukum, akan menyulitkan kinerja lembaga negara dan menurunkan kualitas kepercayaan publik," ujar Puri dilansir dari Kompas.
(wk/)