Kena Pneumonia, Dokter Terkemuka AS Sebut Hillary Clinton Diracun Trump?
Dunia

Begini postingan dokter terkemuka AS yang menduga Hillary Clinton telah diracun.

WowKeren - Hillary Clinton didiagnosa terkena pneumonia. Meski begitu kondisi kandidat calon presiden Amerika Serikat dari partai Demokrat ini sudah membaik dan sedang dalam perawatan.

Namun, baru-baru ini sebuah pernyataan yang mengejutkan justru dikeluarkan oleh dokter terkemuka AS, Dr. Bennet Omalu. Pakar patologi dan forensik itu justru mencurigai Clinton telah diracun.

Melalui akun Twitternya, Dr. Omalu menyarankan tim kampanye Clinton untuk melakukan tes darah "Saya harus menyarankan tim kampanye Clinton untuk melakukan analisis toksikologi pada darah Bu Clinton. Ada kemungkinan ia telah diracun," tulisnya.


Tidak hanya itu, Omalu bahkan menduga jika hal tersebut berkaitan dengan Donald Trump dan Vladimir Putin. "Saya tidak memercayai Trump dan Putin. Bagi dua orang itu, segala hal bisa terjadi," imbuhnya.

Tidak diketahui motif Omalu membuat postingan tersebut. Banyak yang menduga jika ilmuwan terkemuka itu hanya bercanda. Meski begitu, tulisan Omalu telah menuai beragam reaksi dari publik.

Banyak yang mengecam Omalu lantaran menilai tulisan semacam itu tidak pantas diutarakan. Sementara yang lain justru mendukung dan mengimbau tim Hillary Clinton untuk mengikuti saran pakar tersebut.

Sementara itu, Omalu sendiri merupakan ilmuwan yang cukup terkenal di Amerika Serikat. Pakar kelahiran Nigeria ini adalah orang pertama yang menemukan chronic traumatic enceplopathy (CTE) pada para atlet Football amerika.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!