Disclosure Day Puncaki Box Office AS di Pekan Pertama Penayangan
Instagram/Steven Spielberg/Instagram
Selebriti

Film Disclosure Day arahan Steven Spielberg meraih sukses besar di box office AS.

WowKeren - Film terbaru arahan Steven Spielberg, Disclosure Day, sukses meraih posisi puncak box office Amerika Utara pada pekan perdana penayangannya. Mengumpulkan US$44 juta dari 3.824 bioskop, film ini berhasil melampaui estimasi awal yang diprediksi hanya mencapai US$35 juta.

Meskipun demikian, pencapaian tersebut masih di bawah target yang ditetapkan sejumlah studio saingan, yakni US$50 juta, yang dianggap sebagai angka minimum untuk membuktikan kelayakan biaya produksi film berskala besar. Dengan anggaran produksi mencapai US$115 juta dan biaya pemasaran sebesar US$80 juta, Disclosure Day menjadi salah satu perjudian terbesar musim panas ini.

Pihak bioskop biasanya menyimpan sekitar setengah dari hasil penjualan tiket, sehingga film ini memerlukan pendapatan minimal sekitar US$300 juta secara global untuk mencapai titik balik modal dan mencetak keuntungan. Ulasan kritikus sejauh ini tergolong positif dengan raihan 81 persen di Rotten Tomatoes. Namun, respons dari penonton bervariasi dengan nilai B pada jajak pendapat CinemaScore.

Walaupun tren ke depan masih belum dapat dipastikan, karya-karya Steven Spielberg dikenal memiliki daya tahan yang kuat di box office. Sebagai contoh, blockbuster sebelumnya, Ready Player One, dibuka dengan US$41 juta dan berhasil meraih US$137 juta domestik serta US$607 juta secara global.


Untuk pasar internasional, Disclosure Day telah menghasilkan US$48,9 juta dari 73 wilayah, sehingga total debut globalnya kini mencapai US$92,9 juta. Di sisi lain, film Obsession terus menunjukkan tren luar biasa, mengamankan peringkat kedua dengan pendapatan US$19 juta pada pekan kelima penayangannya. Obsession mencatatkan sejarah unik dengan pendapatan yang selalu lebih tinggi dari pekan pembukaannya yang mencapai US$17 juta.

Film horor yang disutradarai oleh kreator YouTube, Curry Barker, ini kini telah mengumpulkan total US$188,3 juta di Amerika Utara dan US$265 juta di pasar global, menjadikannya sebagai film dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa bagi distributor tersebut.

Dari dua film baru lainnya yang ditayangkan pekan lalu, Scary Movie dan adaptasi dari mainan Masters of the Universe, keduanya mengalami penurunan tajam sebesar 70 persen pada pekan kedua penayangan. Scary Movie jatuh ke peringkat ketiga dengan pendapatan US$14,5 juta dari 3.504 bioskop, sehingga total penjualan tiket domestiknya mencapai US$84,5 juta dan US$173,1 juta secara global. Meskipun penurunan jumlah penonton cukup signifikan, film yang hanya menghabiskan biaya produksi sebesar US$30 juta ini masih dapat meraih keuntungan finansial yang besar.

Sementara itu, Masters of the Universe harus berjuang lebih keras untuk membuktikan kelayakan anggaran produksinya yang hampir mencapai US$200 juta, setelah merosot ke peringkat kelima dengan pendapatan US$8,6 juta dari 3.677 lokasi. Film ini baru mengumpulkan total US$45,7 juta di Amerika Utara dan US$84 juta secara global, menjadikannya salah satu kegagalan terbesar tahun ini.

Melengkapi daftar posisi lima besar box office, film horor lainnya yang berjudul Backrooms menempati peringkat keempat dengan pendapatan US$12 juta dari 3.404 lokasi pada pekan ketiganya. Film yang digarap oleh fenomena YouTube, Kane Parsons, sejauh ini telah mengumpulkan pendapatan domestik sebesar US$160 juta dan total global mencapai US$262 juta. Dalam waktu kurang dari dua pekan penayangan, Backrooms berhasil menggeser posisi Marty Supreme yang sebelumnya berpenghasilan US$191 juta sebagai film terlaris sepanjang masa milik studio A24.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!