Duterte Beri 'Izin' Eksekusi, Ibu Mary Jane Menangis Minta Penjelasan
Dunia

Keluarga Mary Jane mengungkap perasaannya saat mengetahui pernyataan Presiden Duterte saat ke Indonesia.

WowKeren - Dalam kunjungannya ke Indonesia beberapa waktu lalu, Presiden Filipina Rodrigo Duterte sempat membahas mengenai Mary Jane dengan Presiden Joko Widodo. Duterte mengatakan jika pihaknya menghormati hukum Indonesia dan mempersilakan pemerintah melaksanakan sesuai prosedur.

Pernyataan Duterte tersebut rupanya membuat keluarga Mary Jane di Filipina terkejut. Ibunda Mary Jane, Nanay Celia bahkan sampai menangis dan meminta penjelasan dari sang presiden. Pasalnya, sebelum ke Indonesia Duterte kabarnya sempat mengatakan akan meminta pengampunan untuk Mary Jane.

"Saya dan keluarga terkejut. Saya merasa hancur. Tidak tahu harus berbuat apa," ujar Ibunda Mary Jane, Nanay Celia dilansir dari BBC Indonesia. "Ketika dia (Duterte) sampai kembali di Filipina, dia bilang bahwa dia tidak bisa menyampaikan informasi apa yang didapatnya dari Jokowi. Dan dia bilang, dia akan sampaikan informasi itu secara pribadi kepada keluarga (Mary Jane), kepada kami."

Menurut keluarga Mary Jane pernyataan Duterte yang seolah mengizinkan eksekusi itu sangat tidak masuk akal. Saat ini pihak keluarga dan sejumlah aktivis pembela Mary Jane melakukan berbagai cara untuk menarik perhatian sang presiden dan meminta penjelasan.


Sementara itu, Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu mengatakan jika hukuman mati untuk Mary Jane tak berubah. Meski begitu, pihaknya menunggu proses hukum di Filipina usai. Terpidana mati kasus narkoba itu terungkap adalah korban perdagangan manusia dan diperalat sebagai kurir narkoba.

Sementara itu, Duterte baru-baru ini buka suara menanggapi ucapannya yang menuai kontroversi. Presiden Filipina ini mengaku tak enak meminta pengampunan sementara pihak sendiri sangat keras dalam memerangi narkoba. Belakangan ini Filipina menerapkan perang melawan narkoba yang menewaskan ribuan orang.

"Saya hanya mengatakan, kami (Filipina) akan menghormati putusan hukum dari pengadilan Anda. Titik. Rasanya akan menjadi tidak enak untuk membahas soal sikap keras kita terhadap narkoba dan kemudian Anda memohon untuk sesuatu," imbuh Duterte, merujuk pada kasus Mary Jane," ujar Duterte baru-baru ini. "Maaf, saya tidak punya apa-apa untuk dimohonkan maaf, karena hukum adalah hukum."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!