Ini kesalahan yang dilakukan Facebook terutama untuk video pengiklan.
- Tim WowKeren
- Senin, 26 September 2016 - 13:10 WIB
WowKeren - Baru-baru ini Facebook mengeluarkan pernyataan resminya bahwa mereka melakukan kesalahan dalam fitur video populer. Bahkan Facebook mengakui bahwa kesalahan itu telah terjadi selama dua tahun terakhir ini.
Perusahaan Mark Zuckerberg itu mengaku membuat perkiraan terlalu tinggi tentang seberapa banyak orang menonton videonya. Bahkan dalam beberapa kasus, data statistik penonton video ditaksir terlalu tinggi hingga mencapai 80 persen.
"Kami baru-baru ini menemukan sebuah kesalahan cara kami menghitung salah satu metrik video," ungkap Facebook melalui pernyataan resminya. Padahal analisa Facebook itu adalah alat penting bagi para pemasang iklan yang menggunakan jasanya.
Melalui fitur tersebut, mereka bisa mengetahui seberapa banyak video yang ditonton. Selain itu mereka juga mengetahui secara rata-rata orang menonton sebuah video. Namun, metrik tersebut tidak memasukkan penonton yang melihat hanya kurang dari tiga detik dalam perhitungan.
Meski sempat melakukan kesalahan, Facebook mengaku telah memperbaiki sistemnya. "Kesalahan ini telah diperbaiki, ini tidak mempengaruhi pembayaran dan kami telah memberitahu rekan-rekan kami, lewat dashboard produk dan lewat outreach penjualan dan penerbit," tukas Facebook.
(wk/)