Begini komentar pedas netter usai melihat Cita dan Amri kembali merajut kasih.
- Tim WowKeren
- Kamis, 29 September 2016 - 08:41 WIB
WowKeren - Cita Citata sempat membuat sensasi dengan jalinan asmaranya bersama Amri Tuasikal. Cita mengaku telah ditipu oleh Amri dengan janji-janji palsunya hingga memutuskan untuk melaporkan anggota DPR tersebut ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).
Keduanya kemudian mengakhiri perselisihan tersebut dengan cara damai usai Amri bersedia meminta maaf di depan media. Namun rupanya Cita dan Amri tak bisa lama-lama berpisah dan kembali merajut kasih.
Bahkan saat Cita asyik liburan ke Maladewa baru-baru ini, Amri rela meninggalkan semua kesibukannya dan menyusul sang kekasih. Cita pun mengunggah sebuah foto dari bayangannya dan Amri sambil bergandengan tangan serta menjelaskan bahwa dirinya memang kembali membuka hati untuk politisi partai Gerindra tersebut.
"Tidak ada salahnya membuka lembar baru karna itu lebih bijaksana dan lebih terasa bahagia daripada mengungkit luka yang ternyata tidak bisa berubah jadi lebih indah," tulis Cita. "Setiap manusia selalu memiliki kesempatan untuk merubah dirinya ke arah yang lebih baik."
"Setiap manusia juga mempunyai salah dan khilaf juga rasa emosional (termasuk saya).. hidup ini penuh proses jatuh, bangkit lagi, gagal, mencoba lagi , buruk, perbaiki lagi .. mari jadi manusia yang berlapang dada, menjalani hidup dengan pandangan yang luas dan hati yang terbuka," lanjutnya. "Terimakasih sudah menyempatkan datang di tengah kesibukan walaupun hanya 1 hari lalu berpulang kembali ke negara tercinta."

Sementara itu, jalinan asmara antara Cita dan Amri yang terajut kembali ini justru menuai komentar pedas dari netter. Banyak netter menuding keduanya suka cari sensasi dan menyebut Cita menjilat ludah sendiri.
"Malu malu in bgt dh bikin heboh dtv dh kya orang bnr taunya balikan dudududuuuuuuuuu," komentar netter. "Hahaha... jilat ludah sndr," ujar yang lain. "Janda gaje ini yes ! Wkwk .. cuma popularitas yg dikejar .. harga diri di obral ! Wkwkwkk #eehiniserius," sahut lainnya.
(wk/)