Ahok Pasang Tarif Selangit Demi Dana Kampanye, Begini Reaksi Netter
Nasional

Apa usaha Ahok dalam mengumpulkan dana kampanye Pilgub DKI Jakarta nanti?

WowKeren - Kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 memang segera digelar. Jadwal kampanye tersebut akan berlangsung pada bulan Oktober 2016 sampai Februari 2017. Sejumlah strategi pun telah dipersiapkan demi kelancaran kampanye.

Sebagai salah satu kandidat, gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memiliki cara yang cukup unik untuk mengumpulkan dana. Ahok berencana untuk menerapkan tarif bagi warga yang ingin menemui dan mengajaknya makan bersama selama masa kampanye. Hal tersebut sengaja dilakukan Ahok demi membantu pendanaan kampanye.

"Silakan bikin pertemuan mau makan pagi bersama, makan siang bersama, maupun makan malam bersama, silakan," ujar Ahok saat ditemui di Balai Kota pada Kamis (29/9). "Tapi yang datang beli tiket. Kalau kelas lebih murah Rp 10 ribu, kalau kelas lebih mahal Rp 2-3 juta, mau duduk dekat saya mungkin Rp 10 juta."

Tak hanya itu, Ahok juga tak keberatan jika dirinya diundang untuk melakukan stand up comedy. Pasalnya, selama ini Ahok ternyata banyak menerima permintaan untuk menjadi pembicara atau komika. Namun permintaan itu terpaksa ditolak karena kesibukan.


"Kalau stand up comedy dibayar Rp 10 juta aku oke-oke saja dong," lanjut Ahok. "Pas cuti juga bingung mau ngapain, jadi ngelawak saja lah."

Pernyataan Ahok itu pun mengundang beragam reaksi netter. Selain dukungan, tak sedikit netter yang menghujat pria kelahiran Belitung ini.

"Awas, nanti kebablasan jadi pelawak," tulis salah seorang netter. "Kampanye yang cerdas," sahut netter lain. "Hahaha mending nonton dangdut drpd nonton topeng monyet dah. Jd pengen lihat yg datang berapa biji. Ckckck," tambah netter lainnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!