Sejumlah film Tanah Air memboyong Piala Dewantara di AFI 2016, berikut ini daftarnya.
- Tim WowKeren
- Senin, 10 Oktober 2016 - 11:18 WIB
WowKeren - Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2016 sukses digelar di Manado, Sulawesi Utara pada Sabtu (8/10) malam. Acara yang diadakan di Grand Kawanua Convention Center (GKCC) ini dihadiri insan perfilman Indonesia seperti Kinaryosih dan Poppy Sovia.
Sejumlah film Tanah Air juga berhasil meraih piala dalam ajang yang digelar oleh Kemendikbud RI melalui Pusat Pengembangan Film (Pusbang Film) ini. Seperti diketahui karya layar lebar yang menjadi nominasi di AFI 2016 ini dipilih melalui proses seleksi yang ketat.
Salah satunya seperti "Selawaku". Film yang dibintangi oleh Karina Salim ini meraih Piala Dewantara untuk kategori "Apresiasi Film Cerita Panjang Bioskop".
Tidak hanya "Selawaku", "Aach...Aku Jatuh Cinta" juga turut memboyong Piala Dewantara. Karya layar lebar yang dibintangi oleh Chico Jericho dan Pevita Pearce ini memenangkan penghargaan di kategori "Apresiasi Trailer Film".
Sejumlah dewan juri dipilih dari aktor, aktris dan orang-orang yang telah malang melintang di dunia perfilman Indonesia. Mereka antara lain adalah Embi C Noer (Ketua), Totot Indrarto, Yan Wijaya, Tommy F. Awuy, Dimas Jayasrana, Tio Pakusadewo, Chandra Endroputro, Lukman Sardi, Lasja F. Soesatyo, Dewi Umaya dan Ratih Ibrahim.
Penasaran film apa saja yang meraih Piala Dewantara di AFI 2016? Berikut daftar pemenang Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2016:
Apresiasi Film Cerita Panjang Bioskop:
- "Athirah"
- "Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara"
- "Salawaku"
- "Surat Cinta untuk Kartini"
- "The Window"
- "Istirahatlah Kata-kata"
- "Kolong Langit"
- "Ziarah"
- "Amelis"
- "Kitorang Basudara"
- "On The Origin of Fear"
- "Pulang Tanpa Alamat"
- "Pangreh"
- "Asap Pembunuh"
- "Kenthongan"
- "Ijinkan Saya Menikahinya"
- "Sahabat dan Cinta"
- "Emak"
- "Ngabuburit"
- "Nomophobia"
- "Sepi yang Paling Sepi"
- "Perbincangan Malam Itu"
- "Makan Batu"
- "Painting of War: Second Military Action Djogja 1948"
- "Pantja Sila: Cita-cita & Realita"
- "Sihung"
- "The Dancer"
- "Ceritaku"
- "Balaad of a Keeper"
- "Kami Hanya Menjalankan Perintah, Jenderal!"
- "The Jawara"
- "Thirty Five of Pleasure"
- "Timun Emas"
- "Adit Sopo Jarwo Episode Festival Perahu Kertas"
- "The Choosen Generation"
- "Bawang Kembar"
- "Inkarna"
- "Lakuna"
- "Pamali"
- "Halmahera: Pongana Mo Nyawa"
- "Biru"
- "Amarta"
- "Japra"
- "Baju Bola"
Berikut kategori penghargaan khusus Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2016:
Apresiasi Asosiasi:
- Karyawan Film dan Televisi (KFT)
- Asosiasi Perusahaan Film Indonesia (APROFI)
- Sinematografi Indonesia (SI)
- Persatuan Produser Film Indonesia (PPFI)
- Binus International University, Jakarta
- Universitas Multimedia Nusantara, Serpong
- Jogja Film Academy
- SAE Institut, Jakarta
- Yayasan SDM Citra, Jakarta
- Sumbawa Cinema Society
- Komunitas Kedung
- Godong Gedhang
- Komunitas Gabuak Kopi Solok
- Denpasar Film Festival
- Anti-Corruption Film Festival
- Malang Film Festival
- Jogja-Netpac Asian Film Festival
- Arkpel-Jakarta Documentary & Experimental Film Festival
- Hikmat Darmawan
- Adrian Jonathan Pasaribu
- Windu Yusuf
- Info Screening
- Layar Perak (Program TV)
- Cinema Poetica
- Jurnal IMAJI
- @Film _Indonesia (Akun Twitter)
- "Aach...Aku Jatuh Cinta"
- "Bulan Terbelah di Langit Amerika"
- "My Stupid Boss"
- "Talak Tiga"
- "Ada Apa dengan Cinta 2"
- "My Stupid Boss"
- "Nay"
- "Sabtu Bersama Bapak"
- DI Yogyakarta
- DKI Jakarta
- Sumatra Barat.
Apresiasi Adi Karya AFI 2016: "Si Mamad" karya Sjuman Djaya thn 1972
Apresiasi Adi Insani AFI2016: Penata Suara Hartanto IKJ
(wk/)