Begini kronologi putus dan ambruknya jembatan yang kerap menjadi lokasi wisata ini.
- Tim WowKeren
- Senin, 17 Oktober 2016 - 08:23 WIB
WowKeren - Keheningan malam Bali berubah menjadi mencekam saat Jembatan Kuning ambruk. Jembatan yang menghubungkan Pulau Nusa Lembongan dan Pulau Nusa Ceningan itu terputus dan ambruk pada Minggu (16/10) petang.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho pun menjelaskan kronologinya. "Sebelum runtuh (jembatan) sudah goyang kemudian ambruk. Beberapa pengendara motor dan orang jatuh ke laut yang sedang surut," jelas Sutopo.
"Beberapa warga yang ada di lokasi langsung berusaha menyelamatkan korban. Beberapa korban yang jatuh ada yang langsung berenang dan berjalan di selat," tambah Sutopo. Dalam video yang tersebar, juga terdengar jelas suara tangisan pilu para warga.
Padahal jembatan yang dibangun sejak era 1990-an itu memiliki peran vital bagi masyarakat setempat. Selain sebagai penghubung, jembatan ini juga kerap menjadi objek foto para wisatawan dengan sebutan jembatan cinta.
Hingga berita ini dibuat, musibah itu memakan korban sebanyak 8 orang meninggal, 2 orang luka berat dan 22 orang luka ringan. Korban didominasi umat Hindu yang sedang mengikuti upacara piodalan di Pura Bakung Ceningan (sebelah timur jembatan).
(wk/)