Melihat Ibunya Penuh Darah, Ucapan Anak Saori Ishii Bikin Terharu
SerbaSerbi

Selain fisiknya teraniaya, inilah penderitaan lain yang dialami Saori Ishii.

WowKeren - Beberapa waktu lalu masyarakat telah dihebohkan oleh kasus penganiayaan terhadap Saori Ishii. Perempuan keturunan Jepang ini telah dipukuli oleh pria berinisial JFJ yang juga kekasihnya.

Tidak hanya sekali, ini adalah penganiayaan kedua yang dialami Saori. Dibalik tindak kekerasan tersebut, kisah asmaranya dan JFJ ternyata memang tidak direstui oleh keluarga Saori. Pria yang berprofesi sebagai sopir taksi online itu dinilai masih belum stabil secara finansial.

Wanita berdarah Jepang itu sudah pernah menikah sebelumnya. Saori bahkan sudah memiliki putri yang kini berusia empat tahun. Beruntungnya, anak Saori tidak menyaksikan kejadian penganiayaan tersebut karena masih tidur.

Namun, Saori tetap mengkhawatirkan kondisi psikis sang anak. Putrinya yang berinisial J tersebut bahkan tak mau disentuh olehnya. Sang anak masih trauma saat menyaksikan ibunya dalam kondisi berdarah ketika menuju rumah sakit.


"Waktu kejadian anak aku masih tidur. Dia lihat aku berdarah-darah pas mau ke rumah sakit," kata Saori. "Putriku enggak mau dipegang. Dia cuma manggil-manggil. Dia pernah bilang ke Omanya kalau badan Bunda sirup semua. Kasihan Bunda."

Kondisi wanita yang gemar membatik ini dikabarkan sudah membaik. Bahkan dokter yang menanganinya sudah memperbolehkan pulang. "Hari ini (25/10) Saori akan pulang, mungkin nanti sore," ujar Even Kurniawan, kerabat Saori.

Saori juga telah memberikan keterangan kepada Polres terkait kasus penganiayaan tersebut. Ia menuturkan sudah memaafkan JFJ namun tetap membiarkan proses hukum terus berjalan.

Kini kekasih Saori telah ditetapkan sebagai tersangka. JFJ mendapatkan ancaman hukuman lima tahun penjara. Ia dijerat pasal pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!