Berikut ini ungkapan Ahok soal Buni Yani yang dianggapnya sebagai awal kesalahpahaman publik.
- Tim WowKeren
- Senin, 07 November 2016 - 08:27 WIB
WowKeren - Hari ini, Senin, 7 November, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas laporan dugaan penistaan agama. Pemeriksaan dilakukan di Mabes Polri Jakarta Selatan, padahal gedung Bareskrim Polri khususnya Direktorat Tindak Pidana Umum saat ini sebenarnya sudah dipindah ke gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Gambir, Jakarta Pusat.
Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan pemindahan itu semata demi alasan keamanan. "Alasannya keamanan. Kan banyak kantor lain. Sehingga dikhawatirkan menimbulkan ketidaknyamanan. Kan kita di sana (KKP) numpang," kata Ari (7/11).
Sementara itu, Ahok sudah tahu pasti jika dirinya adalah korban Buni Yani yang salah menulis transkrip videonya saat di Pulau Seribu pada 30 September lalu terkait Surat Al Maidah ayat 51. "Menurut saya dia (Buni Yani) sengaja fitnah, sengaja buat gaduh negara ini," kata Ahok di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, 5 November lalu.
"Makanya saya datang dulu (Senin). Kapolri bilang dua minggu karena saat ini sudah penyelidikan, apakah ini bisa naik ke penyidikan apa tidak. Kalau kita lihat pengakuan Buni Yani kan sudah jelas dia teledor," pungkas Ahok.
(wk/)