Nasrudin Terbunuh, Kenapa Keluarga Malah Jadi Kawan Antasari Ashar?
Nasional

Simak alasan keluarga Nasrudin menjadi sekutu bagi Antasari Ashar yang dipenjara karena kasus pembunuhan.

WowKeren - Mantan Ketua KPK, Antasari Azhar, dinyatakan bebas bersyarat pada Kamis, 10 November setelah 7 tahun mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang, Banten. Saat Antasari dibebaskan, pengacara keluarga Nasrudin Zulkarnain, Boenyamin Saiman, juga ikut menjemput di Lapas.

Keluarga Nasrudin memang menjaga hubungan baik meskipun Antasari dipenjara karena dianggap bersalah atas tewasnya Nasrudin. Rupanya ada alasan di balik kedekatan kedua keluarga tersebut.

Saat Antasari terjerat hukum, kasus itu banyak menjadi sorotan. Di pertengahan sidang, keluarga Nasrudin mulai menaruh curiga saat jaksa menyebut soal SMS ancaman.

"Kemudian pas Pak Andi Syamsuddin, adik Pak Nasrudin, bersaksi di sidang, beliau mengatakan tidak pernah melihat SMS ancaman," kata Boenyamin dilansir Liputan6. "Lalu pas di sidang saya konfirmasi. Katanya Pak Andi sudah lihat SMS. Pak Andi mengatakan, 'Lho, saya mau lihat dibilangnya Pak Boenyamin sudah melihat.' Nah, sejak saat itu, kita mulai curiga, kok kayak diadu domba begini."


Kasus ini dinilai semakin aneh dengan kemunculan Rani Juliani, wanita yang mengaku sebagai istri ketiga Nasrudin. Rani mengaku mendapat perlakuan tidak senonoh dari Antasari.

"Sampai sekarang tidak ada yang bisa menunjukkan SMS ancaman itu. Jangankan SMS, aliran data, misalkan saya kirim SMS ke kamu, itu kan ada potongan pulsanya, itu tidak bisa menunjukkan. Apa motifnya? Lalu adanya kemunculan Rani, kasusnya semakin bias," tukas Boenyamin.

Oleh karena itu, pihak keluarga Nasrudin segera membangun komunikasi dengan pengacara Antasari. Mereka pun berdiskusi tentang kejanggalan-kejanggalan sidang. Alhasil, keluarga Nasrudin mati-matian membantu Antasari mencari bukti baru untuk membebaskannya.

"Kenapa? Karena kami merasa dimanfaatkan. Bagaimana rasanya kalau ada anggota keluarga yang dibunuh untuk dijadikan alat menjatuhkan orang lain? Kami ini dua duanya korban. Oleh karenanya, keluarga berkepentingan mengungkap siapa pelakunya," pungkas Boenyamin.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!