SBY Dilaporkan Alumni HMI Karena 'Lebaran Kuda', Ini Reaksi Demokrat
Nasional

Pengurus Partai Demokrat memberikan tanggapan terkait pelaporan SBY oleh Alumni HMI.

WowKeren - Susilo Bambang Yudhoyono menjadi topik bahasan hingga di media sosial gara-gara ucapan "lebaran kuda" beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan itu, ia juga sempat berbicara mengenai demo terkait kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama yang digelar pada 4 November lalu.

Pidato SBY saat itu rupanya menuai kontroversi. Alumni HMI menilai jika ucapan Mantan Presiden RI-itu mengandung provokasi. Hal itu membuat sejumlah kader HMI ditangkap oleh pihak kepolisian.


Hal tersebut juga telah diketahui oeh pengurus Partai Demokrat. Mereka tidak tinggal diam begitu saja dan berencana melaporkan balik Forum Silaturahmi Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lintas Generasi ke Bareskrim Polri. "Besok (Jumat, 11/11), divisi hukum dan advokasi akan melaporkan yang bersangkutan ke Bareskrim dugaan pelanggaran Pasal 317 KUHP tentang pengaduan dan pemberitahuan palsu dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," ujar Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin.

Sementara itu, Koordinator Forum Silaturahmi Alumni HMI Lintas Generasi, Mustaghfirien mengatakan jika pidato SBY saat itu diduga mengandung hasutan. Menurutnya, hal itu terlihat dalam kalimat, "Kalau (pendemo) sama sekali tidak didengar, diabaikan, sampai Lebaran kuda masih ada unjuk rasa itu."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!