Begini tanggapan pihak Ahok mengetahui ahli tafsir dari Mesir tiba-tiba memutuskan untuk pulang.
- Tim WowKeren
- Selasa, 15 November 2016 - 13:57 WIB
WowKeren - Selasa (15/11), diadakan gelar perkara kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Sebelumnya, pihak Gubernur DKI Jakarta non aktif ini disebut-sebut akan mendatangkan ahli tafsir dari mesir, Syekh Musthofa Amr Al Wardani.
Namun, dari kabar terbaru diketahui jika Syekh Mustafa ternyata membatalkan kehadirannya di gelar perkara. Ia kembali pulang ke Mesir dengan alasan anggota keluarganya sakit.
Meski begitu, pihak Ahok sendiri tampaknya tetap santai meski Syekh Mustafa tak jadi hadir di gelar perkara. "Beliau tidak bisa hadir, alasannya keluarganya sakit. Kami tidak terlalu memusingkan itu," ujar Ketua Tim Kuasa Hukum Ahok Sirra Prayuna.
Sirra mengaku mendapat masukan untuk mendatangkan Syekh Mustafa dari tim suksesnya. Meski begitu, pihaknya mengatakan belum pernah berkomunikasi secara langsung dengan ulama tersebut.
"Kami dapat masukan untuk memberikan rekomendasi beberapa nama ahli pidana, agama, bahasa. Nah salah satunya muncul ahli dari Mesir. Kami belum pernah bangun komunikasi langsung karena itu dari Timses," terangnya.
Sebelumnya, pihak MUI sempat menyatakan sikap terkait kehadiran ulama besar dari mesir itu. Mereka menolak dan bahkan mengirimkan surat pada Grand Syaikh al-Azhar untuk meminta Syekh Mustafa pulang.
Sementara itu, sejumlah pihak telah hadir untuk memberikan keterangan pada gelar perkara hari ini. Namun, Ahok sebagai terlapor justru memilih untuk tidak datang.
(wk/)