Tak Terpilih Jadi Presiden Amerika, Bill Clinton Salahkan Hillary
Dunia

Apa yang membuat Bill menyalahkan Hillary atas kekalahannya di Pilpres Amerika 2017? Simak di bawah ini.

WowKeren - Usai kalah dari Pilpres Amerika 2017, Hillary Clinton dikabarkan bertengkar hebat dengan sang suami, Bill Clinton. Dilansir The Sun, Bill menyalahkan Hillary yang akan mengkambing-hitamkan Direktur FBI James Comey atas merosotnya popularitas Hillary menjelang pemungutan suara dimulai.

Dua minggu sebelum pemungutan suara dimulai, Comey mengatakan akan membuka kembali penyelidikan mengenai e-mail Hillary dari server pribadinya. Penyelidikan itu terkait dengan aksi cabul mantan suami ajudan Hillary.

"Saya bersama Bill saat dia berbicara dengan nada tinggi dengan Hillary," kata seorang penasehat terdekat Bill. "Bill menilai, anjloknya reputasi Hillary tidak lepas dari campur tangan manager kampanye Robby Mook, chairman kampanye John Podesta, dan Hillary sendiri. Menurut Bill, tim kampanye Hillary tidak mau mendengar sarannyal mengenai isu kampanye seputar lemahnya perekonomian yang memengaruhi jutaan pemilih dari kelas pekerja."


"Wajah Bill sangat merah. Saya sampai takut dia akan mendapatkan serangan jantung," lanjut penasehat itu. "Saking marahnya, dia melempar teleponnya keluar apartemen. Telepon itu jatuh ke Sungai Arkansas."

Menurut sumber, Bill memang merasa tidak didengarkan oleh tim kampanye Hillary saat memaparkan ide untuk menggunakan isu perekonomian sebagai fokus kampanye. Dia berulang kali meminta mereka untuk berhubungan dengan masyarakat yang merasa ditinggalkan oleh negara, teknologi, dan globalisasi.

"Hillary tidak mau mendengarkan. Dia bilang, ide Bill sangat kuno dan tidak bisa diterapkan. Akhirnya, Bill tidak bisa melakukan apa pun karena Hillary dan timnya tidak mau mendengarkan apa yang dia katakan," pungkas sumber itu.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!